Pengambilalihan Freeport Mestinya Tiru Pola Blok Mahakam

Ekbis  SENIN, 26 NOVEMBER 2018 , 06:39:00 WIB

Pengambilalihan Freeport Mestinya Tiru Pola Blok Mahakam

Rizal Ramli/Net

RMOLPapua. Ekonom senior DR, Rizal Ramli menegaskan bahwa setiap kontrak karya perusahaan asing yang telah habis masa berlakunya, wajib dikembalikan ke pemerintah RI.

Menko Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu kemudian mencontohkan pengembalian Blok Mahakam dari perusahaan Total asal Perancis di tahun 2015 dan Blok Rokan Riau oleh perusahaan Chevron dari Amerika Serikat.

Dalam kasus ini, RR, sapaan akrab Rizal Ramli memuji langkah Presiden Joko Widodo yang menerima kedua blok itu, untuk kemudian menyerahkannya kepada Pertamina untuk dikelola.

Langkah itu sangat tepat dan bagus,” ujar RR sesaat lalu, Senin (26/11).

Namun demikian, dia menyayangkan pola yang tepat itu tidak dilakukan terhadap Freeport. Padahal, kontrak karya Freeport akan habis di tahun 2021 mendatang.

Untuk Freeport seharusnya berlaku pola yang sama, dikembalikan dulu 100 persen, gratis ke Indonesia tahun 2021. Kontraktor bisa BUMN dengan Freeport atau Rio Tinto,” tegasnya.

Tidak seperti saat ini. Pemerintah, melalui PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) justru membeli saham Freeport sebesar 51 persen. Bahkan skema pembayaran yang akan dilakukan mengandalkan utang, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Seharusnya, tidak perlu dibeli 51 persen dengan ribet dan uang pinjaman yang beresiko tinggi,” demikian Rizal Ramli. [RMOL]


Komentar Pembaca
Bahas Kinerja KY

Bahas Kinerja KY

KAMIS, 22 MARET 2018 , 11:26:00

SD Islam Raudhah Juarai Lomba Siap-siap Aku Bisa
Menilik Calon Poros Ketiga

Menilik Calon Poros Ketiga

JUM'AT, 23 MARET 2018 , 15:58:00