Gubernur Papua Minta Jokowi Tarik Pasukan Dari Nduga

Daerah  JUM'AT, 21 DESEMBER 2018 , 12:54:00 WIB

Gubernur Papua Minta Jokowi Tarik Pasukan Dari Nduga

Lukas Enembe/RMOL

RMOL. Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk menarik pasukan TNI dan Polri di Kabupaten Nduga menjelang perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Permintaan itu disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe, Kamis (20/12).

"Saya sebagai gubernur Papua meminta kepada Presiden Jokowi untuk menarik semua pasukan yang ada di Nduga, karena masyarakat mau merayakan Natal," ujar Lukas.

Pasukan TNI dan Polri dikonsentrasikan di Nduga karena operasi pengejar terhadap kelompok kriminal sipil bersenjata. Sebelumnya, kelompok melakukan aksi pembunuhan terhadap sejumlah pegawai PT Istaka Karya.

Lukas melanjutkan, pimpinan dan anggota DPRP, MRP, tokoh gereja, adat, aktivis HAM, Pemkab dan masyarakat Nduga juga telah menyetujui permintaan tersebut.

"Masyarakat mau merayakan Natal. Ini momen Natal, tidak boleh ada TNI dan Polri di sana (Nduga)," demikian Lukas. [RMOL]


Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Doa Bersama Di 212 Award

Doa Bersama Di 212 Award

SABTU, 05 JANUARI 2019 , 11:50:00

60 Tahun Revolusi Kuba

60 Tahun Revolusi Kuba

SABTU, 12 JANUARI 2019 , 12:07:00

KPK Tidak Takut

KPK Tidak Takut

KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 06:45:00