Tudingan Sandiwara Uno” Bikin Ibu Sandiaga Sedih

Politik  SELASA, 12 FEBRUARI 2019 , 11:55:00 WIB

Tudingan Sandiwara Uno” Bikin Ibu Sandiaga Sedih

Mien Uno saat diskusi di Media Center Prabowo-Sandi/Net

RMOLPapua. Ibu kandung dari calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, Mien Uno mengaku sedih dan tidak terima atas tuduhan bernada fitnah, "Sandiwara Uno" yang ditujukan kepada anaknya itu.

Mien menilai, Sandi memang tidak akan marah dengan tudingan itu. Tapi, dia sebagai ibu mengaku sakit hati saat ada pihak lawan yang melontarkan tudingan tersebut.

"Jadi kalau ada yang mengatakan 'Sandiwara Uno' itu adalah sesuatu yang mungkin dia (Sandi) tidak apa-apa, tapi yang sakit hati itu ibunya," ujar Mien Uno dalam acara diskusi di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta Selatan, Senin (11/2).

Menurut wanita berusia 78 tahun itu, pihak keluarga selalu mendidik anaknya dengan agama, kearifan lokal, integritas, kejujuran, dan etika menghormati orang lain. Karenanya, ia mengaku sedih saat anaknya kerap menjadi sasaran serangan fitnah keji.

"Mas Sandi itu saya didik memang sesuai dengan aturan dan apa-apa yang saya telah terima pada waktu saya kecil. Orang tua saya kebetulan dua-duanya guru jadi saya mendidik sesuai dengan aturan," tutur Mien Uno.

Saya sedih banget sebagai orang tua yang melihat keadaan yang terus-menerus dipertentangkan yang sebetulnya itu adalah hal yang tidak benar," sambungnya.

Saking kesalnya, Mien bahkan menantang pihak-pihak yang memfitnah Sandi untuk langsung berhadapan dengannya. Dia ingin orang yang bersangkutan meminta maaf kepada dirinya.

"Jadi sekarang kalau ada orang yang mengatakan itu ‘Sandiwara Uno’ dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik. Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?" tandasnya. [RMOL]

Komentar Pembaca
Bahas Kinerja KY

Bahas Kinerja KY

KAMIS, 22 MARET 2018 , 11:26:00

SD Islam Raudhah Juarai Lomba Siap-siap Aku Bisa
Menilik Calon Poros Ketiga

Menilik Calon Poros Ketiga

JUM'AT, 23 MARET 2018 , 15:58:00